Untukitu diperlukan dukungan investasi dalam pengembangan agribisnis kambing dan domba, baik dari pemerintah, penyediaan kredit bagi hasil dan (c) penyediaan informasi (harga dan teknologi). Pada sisi lain, usaha ternak kambing dan domba akan mampu menciptakan lapangan kerja baru, baik peluang untuk menjadi peternak mandiri maupun lowongan Kenyataannya emas masih sangat menjanjikan dari segi keuntungan untuk investasi jangka panjang karena harga emas selalu stabil dan cenderung naik. Apabila terdapat penurunan pun tidak akan terlalu signifikan. Seperti yang bisa dilihat dari situs resmi Logam Mulia, harga emas dalam kurun waktu setengah tahun terakhir (Oktober 2021-April 2022 ModalTernak Kambing Pemula (Perkiraan) Untuk para pemula, estimasi dana yang dibutuhkan untuk keperluan kandang, bibit, pakan rumput, vitamin, dan lain-lainnya. Kandang modern siap pakai (bisa beli online) sekitar Rp 3.000.000. Harga bibit dengan usia 5 bulan @Rp 500.000,- x 10 campur betina dan jantan = Rp 5.000.000. Total investasi awal Rp 8 Namunbagi perusahaan importir susu dan Industri Pengolahan Susu (IPS), pemerintah telah mewajibkan adanya kemitraan dengan peternak sesuai Permentan No. 26 tahun 2017. Ketut menjelaskan, investasi bidang peternakan sapi selama lima tahun terakhir cenderung meningkat. Misalnya, nilai investasi PMDN pada tahun 2013 masih sebesar Rp 25,8 miliar SISTEMBAGI HASIL PETERNAKAN KAMBING DALAM PERSPEKTIF MUSYARAKAH DI KAMPUNG SIDOKERTO KECAMATAN BUMI RATU NUBAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Oleh : SULIKAH NPM. 14119544 Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO 1440 H / 2019 M nyadalam bentuk bagi hasil dan investasi.7 Kebolehan Mudharabah juga di-qiyas-kan dengan kebolehan praktik musaqoh (bagi hasil dalam bidang Sukadana Kabupaten Lampung Timur dalam hal Bagi hasil Hewan Ternak (Sapi dan kambing), ada beberapa sebab yang menjadikan pemilik hewan (Sapi dan kambing) untuk melakukan kerjasama terhadap pemelihara Tipsmengolah daging kambing, pakai nanas parut dan hindari air. Sabtu, 9 Juli 2022 9:09 Selanjutnya,masyarakat harus memperhatikan bagi hasil yang dijanjikan. Logis atau tidaknya bagi hasil yang dijanjikan lembaga investasi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan sebelum bergabung menjadi nasabah investasi. Instrumeninvestasi untuk pendidikan anak lima tahun yang akan datang berbeda dengan pilihan investasi bagi dana yang akan digunakan tiga bulan ke depan. Caranya adalah pemilik modal membeli sepasang kambing atau beberapa ekor kambing betina dengan seekor kambing jantan. Sistem bagi hasilnya adalah 40% untuk petani peternak dan 60% untuk PihakPertama menerima penyerahan kambing sebagaimana pada Pasal 2 ayat 1 setelah melakukan pengecekan kondisi kambing seperlunya untuk memastikan bahwa ternak dalam kondisi sehat dan baik. 3. Kerjasama ini menggunakan pola bagi hasil (mudharabah) dengan nisbah pembagian keuntungan sebagai berikut : TINJAUANHUKUM ISLAM TERHADAP AKAD BAGI HASIL PEMELIHARAAN HEWAN KAMBING (Studi Kasus di Desa Argosari Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen) nurwahid.bae@ Wahid NIM. 1223202013 ABSTRAK Bagi hasil pemeliharaan hewan kambing di Desa Argosari Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen disebut dengan istilah buruh. Pemilik hewan kambing HOwh. KANGIZZA – Berbisnis dengan cara beternak kambing adalah salah satu cara orang Indonesia agar dapur di rumah tetap bisa potensi yang ada di lingkungan, ditambah dengan banyak rerumputan atau dedaunan di sekitar kita sebagai pakan, menjadikan beternak kambing sebagai peluang bisnis yang saya akan berbagi kepada pembaca tentang salah satu bisnis yang menguntungkan, yakni cara ternak kambing bagi hasil 10 peternak kambing sebenarnya sudah lumrah dan sudah sejak lama masyarakat melakukannya, terutama yang berada di daerah sebagian besar masyarakat yang menjadi peternak kambing, hanya memandang kambing ini sebagai aset yang sewaktu-waktu mereka butuh uang, tinggal bisa sampai berfikir menjadikan ternak kambing ini sebagai peluang bisnis yang kambing jika dikatakan susah ya susah, kalau dikatakan mudah ya mudah, tergantung seberapa luas pengetahuan seseorang mengenai cara pengelolaan ternak kambing itu sendiri, dan seberapa kuat instingnya menangkap peternakan kambing sebagai lahan besar sih kebutuhan pasar terhadap komoditas kambing ini?Menjawab pertanyaan tersebut, sebenarnya kita tidak perlu menjawab dengan sekelumit data sampai ke perdagangan ekspor segala, yang mudah kita baca di sekitar kita!! Indonesia yang negara mayoritas beragama Islam, dibarengi dengan kultur keagamaan khas nusantara, memiliki ritual-ritual yang dilakukan secara ajeg dan setiap tahun umat Islam merayakan hari raya kurban, setiap malam jumat ada yang mengadakan yasinan, slametan atau tradisi memperingati kematian seseorang, 7 hari, 40 hari, 1000 hari dan lagi, peringatan usia bayi dalam kandungan, neloni 3 bulan, tingkeban 7 bulan, dan jika bayi sudah dilahirkan berlanjut dengan setiap momen ritual tersebut, tersimpan sebuah amalan berupa sedekah yang diwujudkan dengan berbagi makanan kepada tetangga dan sanak makanan atau hidangan yang disuguhkan kepada tamu undangan, sekarang yang paling umum adalah sate kambing. Pun terkadang ada menu yang lain, misalnya sate ayam atau rames yang berlauk-kan daging berdasarkan penjelasan di atas, saya ingin menunjukkan bahwa kebutuhan lokal terhadap komoditas kambing cukup masih lokal lho ya, belum ke sektor lain seperti kebutuhan akan ketersediaan daging kambing di rumah-rumah atas adalah analisa kasar mengenai kebutuhan komoditas daging kambing. Sekarang coba kita hitung kasar saja, sebagai gambaran besaran keuntungan yang didapatkan dengan menjalankan bisnis ternak kambing bagi hasil 10 proses yang saya gambarkan disini adalah penggemukan atau pembesaran kambing, kemudian dijual dan menghasilkan kambing bibitan di pasaran biasanya ada di kisaran harga per ekor, tergantung kondisi kambing. Selanjutnya kambing ini dipelihara di kandang selama satu tahun sampai besar dan dijual ke pasar hewan atau ke jual biasanya ada di harga per ekor. Dalam konteks ini pemilik kambing bisa mendapatkan keuntungan kisaran untuk setiap kalau ada 10 kambing, ia bisa untung sampai setiap tahunnya. Apalagi kalau kita tahu tentang cara membuat pakan fermentasi kambing, tentu ini bisa lebih mengefisienkan tenaga yang dikeluarkan dengan menerapkan metode beternak yang lebih Sudahkah mulai tertarik dengan usaha ternak kambing?Diatas merupakan gambar sederhana berbisnis ternak kambing dengan model individu atau dari kita, yang merawat kambingnya ya kita, kandang yang buat ya kita, yang ngarit ya kita, jadi dengan model ternak seperti ini kita perlu mengeluarkan tenaga dan waktu serba ekstra agar tidak bagi Anda yang tidak memiliki latar belakang sebagai peternak kambing, tetapi memiliki keinginan untuk berbisnis ternak kambing, Anda tetap bisa melakukannya dengan cara sistem bagi Bisnis Ternak Kambing dengan Sistem Bagi Hasil1. Sistem GaduhGaduh atau penyebutan lain Gado merupakan sistem ternak bagi hasil yang paling lumrah dilakukan yang belum tahu, gaduh adalah sistem pemeliharaan ternak antara dua pihak, pihak pertama sebagai pemodal, cempe atau anak kambing sebagai modal, dan pihak kedua sebagai pemelihara ilustrasi ini, Anda berposisi sebagai pemilik modal. Cempe yang dijadikan modal adalah cempe jantan. Pembagian hasil didapatkan dengan membagi hasil penjualan dari cempe yang sudah menyediakan modal berupa 10 ekor cempe kambing. Karena tidak memiliki kandang atau waktu yang cukup untuk memelihara sendiri, maka kemudian pemodal bekerjasama dengan orang lain yang diminta untuk memelihara cempe tersebut sampai besar. Pemodal tidak lagi terbebani dengan soal pakan, perawatan kambing dan kebersihan kandang. Karena ini sepenuhnya sudah menjadi tanggung jawab peternak 10 kambing sudah memasuki usia produktif, atau setidaknya sudah layak jual, keuntungan dari penjualan tersebut dibagi menjadi dua, antara pemodal dan pembagian keuntungannya?.Biasanya yang sering berlaku di masyarakat adalah 5050, tapi terkadang juga ada yang 6040. Pada prinsipnya, pembagian keuntungan tersebut didasarkan kepada kesepakatan di awal antara pemodal dan saja, misalnya dari ternak 10 ekor kambing dengan sistem bagi hasil ini – per ekornya mendapatkan keuntungan sebesar dengan kesepakatan 5050, maka sebagai pemodal, Anda bisa meraup keuntungan dari bisnis ini sebesar Walhasil Anda bisa tetap melakukan bisnis ternak kambing tanpa harus ngarit demikian, sistem gaduh ini mensyaratkan kepercayaan penuh kepada pihak kedua, artinya pihak pertama harus benar-benar tahu bagaimana integritas peternak yang ingin diajak kerjasama, pemodal juga harus tahu detail-detail peternak dalam merawat kambing yang dititipkan, agar proses bisnis pembesaran kambing yang dikerjasamakan bisa saling Ternak Bagi Hasil dari ProyekModel bisnis kedua ini memanfaatkan akses atau jejaring pertemanan yang ada di instansi atau lembaga banyak tuh program-program dari pemerintah, salah satunya pemberdayaan kepada masyarakat yang basic peternak dengan pemberian bantuan jika punya teman di situ, kerjasama lah, bantuan masyarakat berupa pemberian bantuan modal senilai Selanjutnya, segera bentuk tim yang solid dan kongkrit untuk menjalankan bisnis ternak dengan jumlah 10 juta untuk modal pembuatan kandang guna menampung 10 ekor kambing sebagaimana idealnya, sehingga memudahkan tim untuk memberikan treatment maksimal terhadap proses pembesaran per ekor bibit kambing seharga 2 juta dengan kualitas yang oke banget, maka modal yang dikeluarkan sebesar 20 juta untuk membeli 10 ekor 20 juta bisa digunakan untuk memenuhi keperluan lain seperti biaya operasional perawatan, mulai dari inovasi pembuatan pakan yang lebih ramah dan efisien, atau bisa juga digunakan sebagai biaya cek kesehatan mantri yakin bisnis ternak semacam ini apabila bisa dilakukan secara konsisten, maka tidak menutup kemungkinan – kambing yang awalnya berjumlah 10 ekor, akan dapat bertambah lebih banyak lagi dengan perluasan kandang, sekalian dengan jumlah yang perlu digaris bawahi, model bisnis ini sangat tergantung dengan seberapa kuat relasi yang dimiliki serta seberapa solid dan berintegritas tim yang dibentuk untuk menjalankan bisnis Bisnis Beternak Kambing OnlineDewasa sekarang kehidupan semua orang tidak terlepas dari kemajuan teknologi tanpa mengenal usia dan latar belakang, minimal lekatnya seseorang dengan bisa dikatakan, gadget sekarang sudah masuk menjadi wilayah kebutuhan primer, setidaknya untuk seminimalnya fungsi komunikasi yang ada di setiap gadget, berkat kemajuan dunia teknologi, membuat developer aplikasi berlomba-lomba membuat program yang berpotensi membuat kehidupan setiap semakin mudah. Diantaranya beternak secara sewu, gaya hidup orang zaman sekarang rata-rata kesan adu gengsi satu sama lain begitu tampak nyata. Bahasa jawanya jor-joran untuk hidup sesuai dengan trend yang berkembang pada saat dibuktikan dari berbagai survey yang ada, seberapa banyak anak muda kita yang masih mau untuk menjadi petani?Masih kah ada keinginan dari generasi kita agar mau bergelut dengan dunia peternakan untuk memutar roda perekonomian masyarakat yang ada? Saya yakin, rata-rata lebih menghendaki untuk bekerja di perkantoran, menjadi abdi negara atau jenis-jenis pekerjaan lain yang masalah sebenarnya, kembali lagi ke pasal bahwa “hidup itu pilihan”. Tetapi bukan berarti yang sudah bekerja di kantoran tidak memiliki kesadaran bahwa ekosistem bisnis di wilayah pertanian dan peternakan harus semakin luas, mengingat kultur masyarakat kita sangat lekat dengan sektor itu. Saya meyakini banyak yang menyadari hal berbisnis di era industri seperti sekarang sudah tidak relevan lagi jika bermain sendiri dengan gaya apa?. Kolaborasi. Yakni dengan mengajak semua komponen untuk berjalan bersama sesuai kapasitas dan skill yang dimiliki pekerja kantoran yang memiliki kesadaran seperti yang diuraikan di atas, beternak juga sudah tidak lagi hanya bisa dilakukan secara ada model yang lebih canggih, yakni berinvestasi dalam proyek peternakan secara beragam platform ternak online yang hari ini menawarkan kerjasama investasi. Jadi pemodal disini berinvestasi berupa uang yang diserahkan kepada pengembang, kemudian melanjutkan modal tersebut kepada kelompok masyarakat peternak sebagai mitra untuk menjalankan proyek peternakan sebagaimana aturan-aturan yang disepakati hal ini, saya bisa menyuguhkan beberapa platform ternak online yang mungkin bisa pembaca pelajari lebih lanjut. Pastikan jeli dalam melangkah, pelajari bagaimana mekanisme proyek investasi tersebut berjalan, berapa modal yang harus dikeluarkan, dan berapa estimasi keuntungan yang ternak online ini diantaranya danvastifarmSecara tidak langsung, melalui platform-platform ini, Anda tetap ikut menjaga ekosistem dunia peternakan, jadinya Anda ikut beternak tanpa harus meninggalkan memiliki modal yang longgar, tidak hanya beternak dengan 10 ekor kambing saja, 50 ekor kambing pun bisa Anda jalankan sebagai lahan bisnis yang bisa mendatangkan yang Harus Diperhatikan dalam Beternak KambingMemulai bisnis ternak kambing dengan sistem bagi hasil, seyogyanya kita perlu membekali diri dengan wawasan mengenai seluk beluk proses ternak kambing. Setidaknya ada beberapa hal perlu dipelajari, diantaranya Pembuatan kandang ternak kambing idealPemilihan bibit kambing unggulPemberian pakan kambing yang benarPengendalian penyakit pada ternakTahap panen ternakMari kita bedah satu per satu ....1. Pembuatan Kandang Ternak Kambing IdealSalah satu kunci sukses dalam memulai ternak kambing adalah pembuatan ada kriteria-kriteria kandang ideal yang bisa kita jadikan patokan untuk membuat kambing bisa tumbuh lebih sehat, gemuk, dan pada gilirannya dapat mempengaruhi harga pasar serta keuntungan yang didapat pemodal maupun kriteria kandang kambing yang ideal?Diantaranya kandang yang bersih. Untuk mendapatkan kandang bersih maka konsep bangunan pun harus dibuat kandang panggung dengan lantai yang berongga. Dengan demikian, maka kotoran kambing akan mudah jatuh ke bawah dan dari peternak juga lebih mudah untuk itu, kriteria kandang kambing yang ideal adalah kandang yang mendapatkan sinar matahari yang cukup, tidak terlalu panas dan tidak terlalu lokasi nya pun diupayakan jauh dari tempat tinggal. Hal ini dimaksudkan agar si empunya rumah tidak terganggu dengan bau kotoran yang berasal dari kandang, jadi peternak dengan kambingnya sama-sama berapa ukuran kandang yang ideal untuk membesarkan kambing?.Mengenai ini, langsung saja, saya merekomendasikan Anda untuk konsultasi kepada tukang bangunan yang terbiasa membuat kandang yakin mereka sudah paham dan bisa mengestimasi konsepan bangunan dengan mempertimbangkan budget dan lahan yang tersedia. Biasanya ukuran kandang kambing untuk per ekornya ada diangka 100 cm x 125 Pemilihan Bibit Kambing UnggulSetelah pembuatan kandang beres, maka tahap selanjutnya adalah mempersiapkan pemilihan bibit kambing yang mengenai bibit kambing, banyak sekali jenis kambing yang ada di Indonesia, diantaranya kambing kacang jawa atau kambing jenis bibit kambing ini disesuaikan dengan target yang diinginkan. Jika targetnya adalah kambing dengan orientasi produksi susu, maka bibit kambing yang dipilih adalah jenis jenis kambing ini memilik tingkat produktifitas dan kualitas susu yang lebih apabila proses ternak kambing yang diinginkan adalah pembesaran atau penggemukan, kita bisa memilih kambing jantan jawa atau etawa. Mengingat jenis keduanya memiliki keunggulan jawa lebih tahan banting terhadap penyakit, mudah beradaptasi dengan lingkungan, proses penggemukannya juga lebih mudah. Sedangkan etawa kurang lebih sama, cuma jenis ini lebih butuh perlakuan ekstra agar nanti hasil panennya lebih demikian, kambing jenis etawa terkenal memiliki postur yang lebih besar dari pada kambing bibit kambing yang berkualitas bagaimana?. Intinya kambing harus sehat, tidak gudikan, tidak cacat dan semacamnya. Ketepatan dalam memilih bibit kambing, sangat menentukan proses penggemukan ternak yang akan dijalankan nantinya sampai tahap Pemberian Pakan Kambing yang BenarPemberian pakan kepada hewan kambing ini sebenarnya lebih mudah dari pada ternak yang lain. Kita bisa memanfaatkan rerumputan, hijau-hijauan atau dedaduan yang ada di ternak kambing setidaknya bisa diklasifikasikan menjadi dua kategori, pertama pakan pokok, kedua pakan pokok terdiri hijau-hijauan, sedangkan pakan tambahan bisa menggunakan konsentrat untuk menggenjot penggemukan terhadap kambing jantan dan produktifitas terhadap kambing yang digunakan sebagai suplemen gizi tambahan ini bisa kita beli di toko pakan kita dapat mensiasati pemberikan pakan tambahan untuk menebakan pengeluaran biaya dengan cara membuat kosentrat sendiri dengan bahan-bahan seperti rajangan singkong sebesar 20%, ampas tahu 40% dan bekatul 40%.Aturan pemberian pakan ternak bisa dilakukan 3 kali sehari; pagi, siang dan sore kisaran jam 8-9 dan sore jam 4-5 ternak diberikan pakan pokok berupa hijau-hijauan, dan konsentrat diberikan pada saat siang dalam memberikan pakat terhadap hewan ternak, dan mempertimbangkan gizi yang seimbang, dapat membuat ternak lebih sehat dan cepat Pengendalian Penyakit pada TernakPenyakit yang seringkali menjangkiti ternak kambing diantaranya bloat kembung perut, pneumonia paru-paru, gudik scabies, cacingan, koksidiosis dan orf. Alangkah baiknya peternak melakukan tindakan pencegahan agar penyakit-penyakit tersebut tidak menyerang hewan yang bisa dilakukan untuk mengendalikan penyakit pada hewan ternak adalah sanitasi dan pastikan bahwa pencahayaan di kandang cukup, pembuangan kotoran ternak tidak tersumbat – ini berkaitan dengan konsep bangunan kandang di atas, yang jelas kebersihan kandang harus komunikasikan dengan dokter hewan terdekat untuk memastikan kekebalan tubuh ternak terjaga dengan dokter hewan akan memberikan vitamin-vitamin tertentu ke dalam tubuh hewan ternak dengan cara suntik. Apabila ternak terlanjur terkena penyakit, maka treatmen selanjutnya adalah lakukan pemisahan antara ternak yang sehat dan yang sakit agar tidak menular, serta lakukan Tahap Panen TernakTahapan ini berkaitan dengan waktu yang paling tepat untuk memanen hasil ternak. Pada konteks ini ternak kambing dengan proses penggemukan, waktu yang paling tepat untuk menjual hewan ternak adalah jika sudah berusia satu sampai satu setengah demikian?Perlu diketahui, bahwa ternak kambing pada usia tersebut sudah tidak bisa lagi tumbuh dari segi apabila sudah mencapai usia segitu, ya ini adalah waktu yang tepat untuk artikel singkat mengenai cara ternak kambing bagi hasil 10 ekor. Bagaimana? Sudah mulai tertarik untuk ambil peran dalam bisnis peternakan kambing?.Pakan melimpah, perawatan ternak mudah, apabila ndak punya banyak waktu ya tinggal cari partner yang bisa dipercaya dengan pembagian hasil yang adil dan disepakati terpenting, saling bisa menjaga kepercayaan satu pihak dengan pihak yang lain dan bisa saling .... ayo mulai beternak kambing. Beberapa hari lalu saya ditanya bagaimana cara investasi kambing etawa yang sangat sederhana dan tidak harus memulai dengan modal yang terlalu besar . Atau intinya bagaimana dengan uang yang sedikit namun tetap bisa memiliki usaha di bidang ternak kambing etawa. Masa produksi kambing etawa biasanya berkisar sekitar lima tahun usia produktif meskipun ada yang lebih panjang dari itu namun kita ambil dari masa produksi efektif rata rata dari pengalaman selama saya beternak kambing etawa. Saya akan mengambil contoh jika kita membeli induk kambing etawa yang siap kawin dengan harga kurang lebih sekitar 2 jutaan Rp Kemudian kita menghitung masa panen kambing etawa dengan asumsi bahwa kambing etawa itu usia bunting sekitar 5 bulan kemudian masa menyusui sekitar 3 bulan jadi saat panan terhitung 5bln+3bln sama dengan 8 bln Umumnya kambing etawa itu beranak 2 ekor kelahiran 1 ekor atau 3 ekor terhitung sangat jarang kemudian kelahiran umumnya memiliki jenis jantan dan betina tapi bisa juga 2 jantan atau 2 betina. Kisaran harga cempe atau anakan etawa umur 3 bulan rata rata sekitar Rp jadi jika sekali beranak kita mendapatkan uang hasil jual anakan kambing etawa adalah Rp untuk kedua anaknya. Untuk biaya oprasional pakan dan perawatan bisa kita ambil dari separoh hasil penjualan anak kambing etawa atau dengan gambaran setiap kelahiran kita hanya mendapat 50% dari hasil penjualan anak kambing. Dari hasil penjualan anak kambing kita bisa mengembalikan modal Rp dengan mengumpulkan hasil penjualan anak kambing tersebut jika kita asumsi separoh hasil berarti Rp dan untuk mencapai hasil Rp berarti membutuhkan 3 kali kelahiran dengan perhitungan sebagai berikut 1 kelahiran hingga panen butuh waktu 8 bulan untuk menghasilkan pengembalian modal butuh 3 kali kelahiran berarti kita hitung 3x8bln atau 24 bln sama dengan 2 tahun nah jadi untuk pengembalian modal dasar kita butuh waktu 2 tahun sementara waktu atau masa produksi kambing etawa sekitar 5 tahun jika di kurangi masa pengembalian masih memiliki sisa keuntungan 3 tahun atau setidaknya 4 kali beranak lagi Dapat di gambarkan 4 kali beranak dengan hasil Penjualan Rp x 4 =Rp di tambah penjualan induk afkir sekitar Rp jadi total ke untungan sama dengan Rp Perhitungan ini berdasar jika kita menggunakan system bagi hasil dengan plasma atau penggaduh dimana oprasional perawatan serta kandang sudah di tanggung oleh petani ternak . Dapat sebagai contoh beberapa teman yang sudah melakukan system ini adalah beliau mbak Ririn Habsari salah seorang teman aktivis dari Jakarta kemudian disusul mbak Yoga Amaliasari adalah teman blogger dari Jakarta yang sampai saat ini belum pernah ketemu muka, hal ini juga di lakukan oleh bapak Ferry Liem, bapak Budiyanto yang mereka adalah teman saya sebagai sesama kontraktor Mekanikal Elektrikal di samping system ini sangat efektif namun juga memiliki peran yang baik bagi masyarakat desa dimana masyarakat terbantu mendapatkan modal pemeliharaan dan diuntungkan dengan system bagi hasil yang berlaku di desa. Cara ini paling mudah karena kita hanya membelikan Induk kemudian menyerahkan pada Petani ternak kemudian kita hanya melakukan monitoring setiap saat hingga transaksi penjualan hasil panen anakan kambing etawa. Sekelumit tulisan ini semoga dapat memberikan sedikit gambaran tentang investasi sederhana dengan system plasma atau gaduh yang dilakukan oleh komunitas peternak Gunungkelir Desa Donorejo Kec Kaligesing Kab Purworejo Jawa Tengah. 404 Not Found - NotFoundHttpException 1 linked Exception ResourceNotFoundException » [2/2] NotFoundHttpException No route found for "GET /Tpis-kenapa-harus-investasi-di-pasar-modal-2054206" [1/2] ResourceNotFoundException Logs Stack Trace Plain Text