SuratAl-Hadid ayat 22: Allah menjelaskan bahwa musibah yang menimpa hamba di bumi dari kekeringan dan gempa bumi, telah didahului oleh takdir dan kuasa-Nya, dan telah tertulis di lauhul mahfudz, sebelum diciptakannya seluruh makhluk. Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman menerangkan meratanya qadha' dan qadar-Nya.
بسمالله الذي لا يضر مع اسمه شيء في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليمbismillahillazi la yadhurru ma'asmihi syaiun fil ardhi wala fis
Latamsyi fil ardhi maraha. Janganlah berjalan di atas muka bumi dlm keadaan sombong Wa khaliqi nas, bikhuluqil hasan. Pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik .. And, never stop learning. Iqra' Posted by muna khaider at 6:03 PM. No comments: Post a Comment. Newer Post Older Post Home.
Bismillahilladzi La Yadhurru Ma'asmihi Syai'un fil Ardhi wa Laa fis Sama'i wa Huwas Sami'ul 'Alim." Artinya: "Dengan nama Allah Yang bersama NamaNya sesuatu apa pun tidak akan celaka baik di bumi dan di langit. Dialah Maha Medengar lagi maha Mengetahui." (HR. Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).
Perjalanankeluar tersekat cukup lama untuk melepasi prosedur imigresen. Kerana borang imigresen HK sudah habis semasa di pesawat, sebahagian besar anggota rombongan kami terpaksa menghabiskan banyak masa mengisi borang di HKIA sebelum beratur di belakang kerumunan besar penumpang dari semua jurusan yang baru tiba.
WALATAMSYI FIL ARDHI MAROHA . DEDICATION <4åJ This Research Paper is dedicated to; 1. His beloved Father and Mother 2. Hig beloved Brothers 3. His beloved wife and Children 4. Ail his friends . ACKNOWLEDGEMENT Alhamdulillahirobbi/'alanlin, first and foremost, I bend my knees to praise my
Jikakita renungkan secara mendalam, masihkah kita tidak bersyukur atas perjuangan para pendahulu kita, masih pantaskah kita menyandang kata "merdeka" untuk diri kita, masih adakah orang yang tidak yakin bahwa kemerdekaan itu atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa.
Wordsthat enlighten the soul are more precious than jewels
Bersama Santuni Dhuyufurrahman" menjadi slogan perkhidmatan bagi jemaah haji yang sering dikumandangkan oleh petugas. Cabaran sebenar bermula apabila jamaah KT 1 tiba di Zon 2 bertempat di Hotel Movenpick yang lokasi rasminya dikira sepuluh meter dari tapak Masjid Nabawi.
Wala tusa'ir khaddaka linnasi wala tamsyi fil ardi maraha. Innallaha la yuhibbu kulla mukhtalin fakhurin(18)Waqsid fi masyyika wagdud min sautika. Inna ankaral aswati lasautulhamiru(19)". (QS. Lukman : 31/18 - 19)
cP22FYF. Begitulah panggilan mesra Luqman al-Hakim kepada anaknya di beberapa ayat surah Luqman, "Wahai anak kecilku !" Kekecilan dalam pandangan ayah itu adalah punca yang memuncakkan kasih kepada anak. Hanya ayah yang tahu bagaimana kasihnya kepada anak dan anak pula meskipun tahu ayahnya kasih kepadanya, tidak akan setahu ayah itu sendiri tentang takat kasih di hatinya. Ungkapan kasih tiada terbatas boleh menjadi pemanis kata, namun ungkapan itu sendiri tidak mampu menggambarkan betapa luasnya wilayah liputan kasih ayah kepada anaknya. Anak mungkin terasa rimas dengan kasih ayahnya. Rimas itu mungkin akan berkembang menjadi kebencian oleh anaknya. Ayahnya bukan pakar pemberi kasih dalam konteks fizikalnya. Anak-anak hanya mampu membaca bahasa badan. Marah ayahnya diterjemahkan sebagai ngauman yang menjadi igauan. Manjaan ayah bahkan diterjemahkan sebagai bodek yang meloyakan. Namun yang tersirat di hati ayahnya yang sarat dengan kasih sayang tiada kan dimengerti oleh mereka. Anak-anak kian membesar, lalu mendewasa sudah punya dunia sendiri. Tidak seperti masa kecilnya, mereka melihat ayah ibu sebagai dunia mereka. Mereka sudah merasa sudah boleh menjaga diri. Ibu bapa sudah tiada kuasa melarang. Mereka sudah punya kodrat diri bila merasa sumber wang mereka tidak lagi 100% dari ayah ibu, meski secuil wang yang diperolehi itu hanya mampu menampung sebahagian kecil keperluannya untuk perjalanan kemandiriannya. Ibu bapa mulai belajar merelakan mereka pergi dan selubung risau dan khuatir diri menguasai, takut akan terjatuh, tersungkur atau terlungkup. Ibu bapa yang sudah sekian lama menyaksikan ganas dan peritnya kehidupan kian gerun dan kecut hatinya membayangkan anak-anaknya melalui hutan rimba yang tiada diketahuinya di mana sang pemangsa mengendap untuk menerkamnya dan meninggalkannya terkapai tiada siapa diharap memberikan bantuan. Mereka mulai menghujatkan pandangan ibu bapanya kerana dianggap sudah ketinggalan info di zaman serba nyaman. Hujah klasik lagi bukan bahasa mereka. Hujah berteknologi adalah bahasa canggih penuh kesaktian yang mereka harap untuk menjadi sandaran pelepas diri dari norma kehidupan. Kesombongan sudah menguasai diri. Ibu bapa bukan lagi menjadi teladan terpuji. Guliran pedaya dunia yang menyilaukan dianggapnya telah meninggalkan ibu bapa jauh dalam belantara kekolotan yang tiada layak untuk memberinya nasihat bererti. Bukan sahaja dunia nyata dianggapnya tidak berpijak pada realiti. Bahkan realiti virtual yang memberinya ruang meneroka tanpa batas kini dianggap bagai dunia sebenar yang lebih bererti. Dia sudah merasa boleh bersombong diri kepada manusia yang memberi kasih sayang tiada terperi. Apakah lagi yang mampu menyelamatkan anak yang kini terpana dan tenggelam dalam sombong diri dalam lautan dunia rekaannya selain dari tawakkal dan tawakkal akan kuasa Ilahi yang menguasai hati ? Allahumma, selamatkan anak-anakku dari bencana kesombongan yang mungkin mengendap untuk memangsa mereka. Jika sudah ada benih-benih kesombongan zaman siber menggerogoti hati mereka, berilah kekuatan kepada mereka melenyapkannya. Jika sudah di luar kuasa mereka, berikan kami kekuatan bersabar dan kurniakan kami kaffarah atas dosa kami dalam kurniaan sabar itu. Hanya Engkau yang mampu membolak-bolakkan hati sebagaimana Engkau sahaja berkuasa menetapkan hati. Tetapkan hati kami dan anak-anak lama atas landasan iman yang kukuh ke hadrat-Mu !
وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ ٱلْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ ٱلْجِبَالَ طُولًا Arab-Latin Wa lā tamsyi fil-arḍi maraḥā, innaka lan takhriqal-arḍa wa lan tablugal-jibāla ṭụlāArtinya Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. Al-Isra 36 ✵ Al-Isra 38 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangPelajaran Berharga Terkait Dengan Surat Al-Isra Ayat 37 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Isra Ayat 37 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada pelbagai pelajaran berharga dari ayat ini. Terdapat pelbagai penjelasan dari para ahli tafsir terkait isi surat Al-Isra ayat 37, sebagiannya sebagaimana berikut📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaDan janganlah engkau berjalan di muka bumi dengan angkuh lagi takabur, karena sesungguhnya engkau itu tidak akan mampu menembus bumi dengan langkah kakimu diatasnya, dan engkau tidak akan pernah mampu menyamai tinggi gunung dengan keangkuhan, kesombongan, dan takaburmu.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram37. Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sikap angkuh dan sombong, sebab walaupun engkau berjalan dengan sikap keangkuhan bumi tidak akan terbelah karenanya, dan tidak pula dirimu akan menjulang tinggi seperti tingginya gunung-gunung, lalu kenapa harus menunjukkan sikap angkuh?!📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah37. Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi secara angkuh dan sombong, karena kamu tidak akan mampu berjalan kaki melintasi seluruh muka bumi, dan meskipun kamu merasa tinggi namun ketinggianmu tidak akan menyamai puncak dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah37. وَلَا تَمْشِ فِى الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong Makna المرح yakni angkuh dan menyombongkan diri. إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ الْأَرْضَkarena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi Dengan cara jalanmu yang penuh kesombongan itu. Dalam kalimat ini terdapat olokan bagi orang yang angkuh dan sombong. وَلَن تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًاdan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung Yakni kemampuanmu tidak akan setinggi gunung sehingga besarnya jasadmu dapat menanggung beban kesombonganmu.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah37. Dan janganlah berjalan di permukaan bumi dengan angkuh dan sombong. Sesungguhnya kamu tidak akan bisa menembus bumi hingga sampai di permukaan lainnya menggunakan kesombonganmu. Kamu juga tidak akan bisa mencapai gunung dengan keangkuhanmu, Dalam hal ini terdapat sindiran bagi orang sombong dan membatasi mereka agar tidak sombong.📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahJanganlah berjalan di bumi ini dengan sombong} dengan angkuh dan sombong {karena sesungguhnya kamu tidak akan dapat menembus bumi} tidak bisa membelah bumi dengan langkahmu di atasnya {dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunungMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H37. Allah berfirman, “Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong,” yaitu congkak, berlagak, sombong terhadap kebenaran dan merasa lebih besar di hadapan makhluk. “Sesungguhnya kamu,” dengan perbuatanmu itu “sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung,” dengan kesombonganmu. Bahkan kamu menjadi hina di sisi Allah, nista pada pandangan makhluk, dalam keadaan dimurkai dan dibenci. Engkau telah meraup perilaku-perilaku yang seburuk-buruknya, dan engkau telah menyandangi diri dengan moral yang paling rendah tanpa mendapatkan sebagian apa yang kamu inginkan.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Al-Isra ayat 37 Dengan menolak kebenaran dan merendahkan manusia. Bahkan karenanya engkau menjadi seorang yang hina di sisi Allah dan di hadapan manusia dalam keadaan dimurkai dan dibenci. Jika engkau tidak anggup menembus bumi sampai bagian paling bawah dan menjulang setinggi gunung, maka mengapa engkau bersikap sombong?📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Isra Ayat 37Dan janganlah engkau berjalan di muka bumi ini dengan sombong, untuk menampakkan kekuasaan dan kekuatanmu, karena sesungguhnya sekuat apa pun hentakan kakimu, kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan setinggi apa pun kepalamu, sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. Sesungguhnya kamu adalah makhluk yang lemah dan rendah di hadapan Allah, kamu tidak memiliki kekuatan dan kemuliaan, melainkan apa yang dianugerahkan oleh-Nya. Semua itu, yakni keburukan-keburukan yang disebutkan dalam ayatayat sebelum ini, kejahatannya amat dibenci di sisi dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangDemikianlah kumpulan penjabaran dari para ahli ilmu terkait kandungan dan arti surat Al-Isra ayat 37 arab-latin dan artinya, moga-moga membawa faidah bagi kita. Dukung usaha kami dengan memberi hyperlink menuju halaman ini atau menuju halaman depan Artikel Terbanyak Dikunjungi Tersedia berbagai halaman yang terbanyak dikunjungi, seperti surat/ayat Al-Hujurat 10, Dua 2 Terakhir al-Baqarah, Yasin 9, An-Naas, Al-Fatihah 6, Al-Baqarah 285-286. Ada pula At-Taubah 40, Al-Ma’idah 32, Abasa, Maryam, Al-Lail, Luqman 13. Al-Hujurat 10Dua 2 Terakhir al-BaqarahYasin 9An-NaasAl-Fatihah 6Al-Baqarah 285-286At-Taubah 40Al-Ma’idah 32AbasaMaryamAl-LailLuqman 13 Pencarian khasiat surat yasin ayat 81, waladdollin, surah al-haqqah ayat 25-29 berisi tentang, tanaza'tum artinya, an nahl 89 dan artinya Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah